7 Variasi Sate Khas Nusantara Kaya Rasa & Rempah!

Sate Kambing Saus Kacang

Sate tentu sudah tidak asing lagi bagi pecinta kuliner khas Indonesia; mulai dari sate ayam Madura hingga sate sapi Makassar. Kelezatan daging yang dibakar berpadu apik dengan racikan bumbu, kecap, dan sambal. Dengan sedikit tambahan nasi atau lontong, sajian ini dijamin semakin menambah nafsu makan. Nah, jika Anda pecinta sate, pastikan untuk tidak melewatkan 7 sate khas Indonesia ini.

Sate Ayam Blora

Gurihnya Sate Ayam Blora via Wikimedia.

Sate ayam Blora memiliki keistimewaan dalam resepnya. Tidak seperti sate ayam biasa, sate Blora terbuat dari ayam kampung dan potongan dagingnya cenderung kecil-kecil. Selain bumbu kacang, pendamping sate ini adalah bumbu bawang putih, bawang goreng, kecap manis, serta kuah santan kuning yang gurih.

Di Blora, sate ini biasanya disajikan di warung bergaya angkringan dengan bangku-bangku panjang yang mengelilingi si penjual sate. Jika pembeli ingin menambah, mereka bisa langsung meminta ke si penjual yang akan segera membakar sate sesuai jumlah pesanan.

Sate Buntel

Sate Buntel yang menggoda via Wikimedia.

Sate buntel adalah hidangan yang mirip sate lilit Bali. Bukannya berupa potongan daging kecl-kecil, sate buntel terbuat dari daging yang dicincang halus dan dicampur berbagai rempah.  Agar dagingnya tidak lepas, sate tersebut dilapisi dengan lemak dari daging yang sama sebelum dibakar. Paduan antara berbagai rempah, tekstur lembut daging dan kegurihan lemak membuat sate buntel nikmat disantap dengan nasi atau lontong.

Sate buntel merupakan hidangan khas Solo, dan biasanya menggunakan daging sapi atau kambing. Akan tetapi, kini ada juga variasi yang menggunakan telur untuk mengeratkan gumpalan daging, bukan lapisan lemak.

Sate Madura 

Sate Madura memiliki keunikan dari potongan satenya, yaitu berbentuk seperti dadu dan berukuran sedikit besar. Jika Anda menyukai sate yang terasa mantap dan memuaskan saat dikunyah, sate ini bisa menjadi pilihan. Baik sate daging, maupun sate ayam madura, mudah ditemukan di daerah-daerah luar Madura.

Sate Ponorogo

Kunci kenikmatan Sate Ayam Ponorogo ada di racikan bumbunya! Via Wikimedia.

Sate ayam Ponorogo sekilas mirip dengan sate Madura, apalagi mereka sama-sama berasal dari Jawa Timur. Akan tetapi, berbeda dengan sate Madura, sate Ponorogo memiliki potongan daging yang cenderung sedikit memanjang dan tipis. Tampilan satenya juga lebih ramping. Sate ini cocok untuk Anda yang kesulitan atau tidak begitu suka mengunyah daging berukuran besar. Di daerah asalnya, sate ini biasanya dipanggang di atas panggangan tanah liat tradisional, sehingga saat dimakan ada sensasi rasa yang unik.

Sate Makassar

Sate Makassar adalah sate daging sapi yang memiliki ciri khas dari unsur pendampingnya. Jika sate lain menggunakan bumbu kacang dan sambal sebagai pendamping, sate Makassar memiliki pendamping tambahan berupa kuah konro. Kuah ini biasanya berwarna agak gelap karena terbuat dari buah kluwak/klewek. Kegurihan kuah konro berpadu sempurna dengan sate daging sapi dan bumbu kacang, sangat cocok dinikmati bersama nasi atau ketupat.

Sate Ungaran

Sate sapi Ungaran adalah kuliner khas daerah Ungaran, Jawa Tengah. Sate ini sekilas nampak seperti sate sapi biasa, namun yang membedakannya dengan sate lainnya adalah ukuran serta cita rasanya.

Sate Ungaran memiliki potongan besar-besar, sehingga setiap gigitan terasa sangat memuaskan. Selain itu, warna satenya sedikit gelap dan memiliki cita rasa agak manis, karena daging sapinya direndam dulu dalam kuah bumbu dengan gula aren.

Sate Maranggi

Mampir ke Purwakarta, harus coba Sate Marangginya! Via Wikimedia.

Sate Maranggi adalah sate yang berasal dari daerah Purwakarta. Sate ini biasanya terbuat dari daging sapi, walaupun ada juga yang terbuat dari daging kambing. walau tidak sebesar sate Madura, namun potongan daging sate maranggi juga cukup besar. Dalam penyajiannya, sate ini tidak membutuhkan bumbu tambahan. Ini karena daging untuk sate Maranggi direndam dalam cairan bumbu selama beberapa waktu sebelum dimasak.

Anda bisa menikmati sate ini dengan potongan bawang merah, tomat, mentimun dan sambal cabai rawit, agar mendapat perpaduan rasa gurih, masam, sedikit manis dan pedas. Sate ini tidak hanya bisa dinikmati bersama nasi atau lontong, namun juga nasi timbel, ketan bakar, dan oncom.

Walaupun merupakan kuliner khas daerah, semua sate di atas bisa Anda temukan di luar daerah asal mereka, sehingga Anda tidak perlu jauh-jauh mendatangi tempat-tempat tersebut hanya untuk menikmati kekayaan kuliner sate.

Temukan kenikmatan variasi hidangan daging dalam berbagai sate ala Indonesia. Sate khas manakah yang menjadi favoritmu?

Tinggalkan Balasan

WA Qetring Yuk!
WA Qetring Yuk!
Hi Sahabat Qetring! Mau tahu menu lengkap Qetring, area coverage pengiriman & apa kamu bisa dapat gratis ongkir? Kami siap bantu, yuk WA kami! :)