6 Makanan Khas Solo Wajib Dicoba Saat Wisata Kuliner ke Solo

Solo, alias kota Surakarta terkenal akan berbagai hal, salah satunya adalah kekayaan kuliner Solo dan rasa makanannya yang khas. Makanan khas Solo sangat beragam, unik dan menunjukkan pengaruh dari berbagai daerah. Berikut 6 jenis makanan khas Solo yang sebaiknya kamu coba saat berkunjung ke kota Solo!

[instagram url=https://www.instagram.com/p/BiF9_vrlor8/ hidecaption=true]

Selat Solo, makanan khas Solo paling iconic

[instagram url=https://www.instagram.com/p/BkHEjzGlXxh/ hidecaption=true]

Makanan khas Solo ini sering disebut “bistik jawa” karena pengaruh Baratnya yang kental. Hidangan ini terdiri dari steik daging sapi (biasanya bagian tenderloin), dipadu dengan potongan wortel, kentang, buncis, selada dan tomat. Keunikan dari steik ini adalah tambahan saus encer bercita rasa agak manis (mirip semur), serta saus moster yang agak asam.

Bila kamu sempat mampir berwisata kuliner ke kota Solo, Selat Solo Mbak Lies adalah tempat makan selat Solo yang bisa dicoba. Berlokasi di Jalan Veteran, Cerengan, Selat Solo Mbak Lies selalu menjadi rekomendasi, karena daging sapinya yang empuk, potongan kentangnya yang renyah, dan harganya yang terjangkau.

Nasi Liwet Solo

Nasi Liwet Solo, makanan khas Solo
Nasi Liwet Solo bisa dibilang makanan khas Solo yang paling wajib harus disantap saat kamu mampir ke kota Solo.

Nasi liwet adalah sajian nasi yang sangat khas kuliner Solo. Ciri khas hidangan ini adalah nasi yang dimasak dengan santan serta sedikit rempah seperti daun salam dan serai, sehingga menghasilkan rasa gurih khas. Pendamping nasi ini biasanya berupa suwiran ayam, telur pindang, tempe, serta sayur labu siam.

Nasi liwet dapat ditemukan di berbagai tempat, misalnya Nasi Liwet Yu Sani di Jalan Raya Solo Baru di Langenharjo serta Nasi Liwet Bu Wongso Lemu di Jalan Teuku Umar.

Nasi Urap Solo

Nasi urap solo adalah menu khas Solo yang relatif murah meriah dan sangat lengkap. Seporsi menu makanan khas Solo ini biasanya terdiri nasi putih, sayur urap (campuran sayuran hijau seperti bayam dan kacang panjang, dengan parutan kelapa berempah), dan lauk pendamping seperti telur rebus, tempe goreng, tahu, ayam, dan sambal. Karena merupakan menu murah meriah, nasi urap Solo mudah ditemukan di berbagai warung dan restoran yang menghidangkan menu lokal Solo.

Nasi Timlo Solo

[instagram url=https://www.instagram.com/p/BgNhPz5gLvR/ hidecaption=true]

Nasi timlo adalah makanan khas Solo berkuah yang unik; kuahnya agak pekat seperti soto, tetapi cita rasanya ringan seperti sup. Nasi timlo biasanya juga tidak berisi banyak sayuran, melainkan bahan-bahan makanan lain yang lebih “berat” seperti telur rebus bumbu kecap, ayam suwir, dan bahkan potongan sosis solo (semacam lumpia isi ayam), lantas ditaburi bawang goreng. Kalaupun ada sayuran, biasanya hanya berupa potongan-potongan wortel yang tidak mendominasi seisi mangkuk.

Hidangan khas Solo ini sangat mengenyangkan sekaligus segar, sehingga menjadi favorit warga Solo serta pendatang lainnya. Beberapa tempat terbaik yang menyediakan nasi timlo Solo antara lain adalah Warung Timlo Sastro di Balong dan Warung Mbak Yanti di Jalan Mr. Sartono.

Nasi Langgi Solo

[instagram url=https://www.instagram.com/p/BfCtlNFg7va/ hidecaption=true]

Makanan khas Solo lainnya yang wajib dicoba adalah nasi langgi. Meskipun cenderung kalah pamor dibandingkan nasi liwet atau nasi timlo, namun kuliner khas Jawa ini masih banyak diminati.

Hal ini mungkin disebabkan karena wujud nasi langgi tidak jauh berbeda dengan nasi liwet—yang juga dimasak dengan santan. Yang membedakan kedua makanan khas Solo ini, pada nasi langgi proses pengolahannya menggunakan asam jawa.

Nasi langgi juga memiliki lauk khas berupa serundeng, daging sapi berbumbu, tempe kering, telur dadar suwir, dan sambal goreng hati.

Nasi langgi sendiri banyak dijajakan di berbagai warung tepi jalan di Solo, dan salah satu tempat menikmatinya adalah Nasi Langgi Nonongan di Jalan Wora Wari. Tidak hanya di kedai pinggir jalan, menu nasi ini juga terkadang dihidangkan di restoran.

Nasi Pecel Solo

Berbagai daerah di Jawa memiliki kuliner nasi pecel, tetapi nasi pecel solo memiliki ciri khas sendiri, yaitu menggunakan nasi merah. Sayuran yang biasa menyertai makanan khas Solo ini, antara lain adalah bunga turi, kenikir, daun petai cina, jantung pisang, serta kacang panjang.

Untuk pendampingnya, Pecel Solo menawarkan sambal wijen, sosis solo, belut goreng, jeroan, dan ikan wader. Hidangan bercita rasa pedesaan ini serba segar dan ringan, dan nasi merahnya sangat mengenyangkan karena memiliki lebih banyak serat.

Nasi Pecel Solo bisa ditemukan di berbagai warung dan restoran lokal, tetapi yang terkenal contohnya adalah Warung Pecel Solo di Turisari, Warung Bu Kis di Priyobadan, dan Warung Bu Tris di dekat Bandara Adisumarmo.

Jalan-jalan ke Solo tidak lengkap tanpa wisata kuliner! Semua makanan khas Solo di atas wajib kamu coba ketika berlibur ke sini dengan teman dan keluarga.

Tinggalkan Balasan